Tiga Tewas Diduga Keracunan Makanan di Warakas, Satu Korban Selamat Dirawat di RSUD Koja
- Redaksi
- Sabtu, 03 Januari 2026 11:25
- 69 Lihat
- Berita Umum
Jakarta Utara, Media Budaya Indonesia.Com - Suasana duka menyelimuti sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas V, Gang 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/1/2026) pagi. Tiga orang penghuni rumah tersebut ditemukan meninggal dunia dengan dugaan sementara keracunan makanan. Sementara satu korban lainnya berhasil selamat dan kini menjalani perawatan intensif.
Ketiga korban meninggal dunia masing-masing berinisial AAB (13), SS (50), dan AAL (27). Satu korban selamat, ASJ (22), saat ini dirawat di RSUD Koja, Jakarta Utara.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian para korban.
“Kami masih melakukan olah tempat kejadian perkara serta identifikasi terhadap jasad korban. Penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKBP Onkoseno kepada wartawan pada Jumat sore (2/1/2026).
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa ini mulai terungkap sejak Kamis (1/1/2026) malam. Saksi pertama mengaku sempat berpapasan dengan korban AAL sekitar pukul 20.00 WIB dan tidak melihat adanya tanda-tanda mencurigakan.
Tragedi tersebut baru diketahui keesokan paginya ketika saksi kedua datang ke lokasi dan mendengar suara teriakan minta tolong dari dalam rumah kontrakan.
“Saksi mendengar korban ASJ meminta pertolongan. Saat didatangi, korban ditemukan dalam kondisi lemah dan baru keluar dari kamar mandi,” jelas AKBP Onkoseno.
Saat ditanya mengenai kejadian yang dialaminya, ASJ mengaku tidak mengetahui secara pasti karena dirinya sedang berada di kamar mandi. Melihat kondisi tersebut, saksi kemudian menghubungi Ketua RT setempat untuk meminta bantuan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut. Penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk menunggu hasil pemeriksaan medis guna memastikan penyebab kematian para korban.
(NK)