Respon Cepat SPKT Polres Kepulauan Seribu Berbuah Harapan, Enam Penumpang KM Zevolution 1 yang Hilang Kontak Ditemukan Selamat
- Redaksi
- Minggu, 15 Maret 2026 13:11
- 9 Lihat
- Polri
Jakarta, Media Budaya Indonesia. Com - Gerak cepat personel SPKT Polres Kepulauan Seribu menanggapi laporan masyarakat terkait hilang kontaknya penumpang kapal KM Zevolution 1 akhirnya membuahkan kabar melegakan. Enam orang yang sempat dilaporkan hilang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat setelah dilakukan koordinasi intensif antara kepolisian, Basarnas, serta pihak terkait.
Peristiwa bermula pada Jumat (14/03/2026) sekitar pukul 21.30 WIB saat seorang perempuan berinisial N mendatangi Mako Perwakilan Polres Kepulauan Seribu di Marina Ancol. N melaporkan hilangnya kontak dengan suaminya berinisial A yang diketahui berangkat dari kapal LNG Eka Putra bersama beberapa rekannya dan melanjutkan perjalanan menuju rumah menggunakan KM Zevolution 1 menuju Dermaga 16 Marina Ancol.
Dalam keterangannya, N mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan suaminya sekitar pukul 17.55 WIB. Namun pada pukul 18.15 WIB, telepon seluler milik A sudah tidak dapat dihubungi. Upaya pencarian secara mandiri kemudian dilakukan dengan memeriksa email yang terhubung dengan sistem GPS, yang menunjukkan posisi kapal KM Zevolution 1 berada sekitar 10 kilometer dari Dermaga Marina Ancol dan kemudian bergeser hingga sekitar 22 kilometer dari lokasi dermaga.
Mendapat laporan tersebut, Piket Pawas AKP Hari S. bersama Pamapta III SPKT Polres Kepulauan Seribu IPDA Iqbal Fayati M. segera mengambil langkah cepat dengan menghubungi anggota piket Satpolair guna melakukan pencarian awal terhadap keberadaan kapal yang hilang kontak. Koordinasi juga dilakukan dengan Basarnas serta pihak terkait lainnya untuk mempercepat proses pencarian di wilayah perairan.
Pada malam yang sama, ayah korban berinisial D yang merupakan seorang perwira tinggi TNI turut datang ke Mako Perwakilan Polres Kepulauan Seribu di Marina Ancol untuk memantau langsung proses pencarian. Selanjutnya dilakukan koordinasi lanjutan bersama Basarnas yang diwakili oleh D serta perwakilan perusahaan berinisial B guna menentukan langkah pencarian di titik koordinat terakhir kapal terdeteksi.
Pencarian kemudian dilakukan oleh tim gabungan menggunakan kapal Basarnas Antasena menuju titik terakhir sebelum kapal dinyatakan hilang kontak. Meski pada dini hari anggota Satpolair Polres Kepulauan Seribu yang melakukan penyisiran belum menemukan keberadaan kapal, upaya pencarian terus dilanjutkan secara intensif.
Kabar baik akhirnya datang pada Sabtu (14/03/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Basarnas menerima informasi dari kapal LNG Eka Putra bahwa enam korban ditemukan oleh awak kapal dalam kondisi berpegangan pada jangkar kapal MV Lagun di perairan Anchor Area A. Seluruh korban kemudian dievakuasi ke kapal tersebut sebelum dibawa menuju Dermaga Ex Inggom untuk pemeriksaan kesehatan.
Pada pukul 10.30 WIB, kapal Basarnas yang membawa para korban tiba di Pelabuhan Ex Inggom. Selanjutnya keenam korban menjalani pemeriksaan oleh tim kesehatan Pelabuhan Tanjung Priok yang dipimpin dr. D. Hasil pemeriksaan menyatakan seluruh korban dalam kondisi sehat dan tidak memerlukan rujukan medis.
Setelah dipastikan dalam kondisi baik, pada pukul 11.05 WIB seluruh korban kemudian diserahkan kembali kepada pihak keluarga. Peristiwa ini sekaligus menandai berakhirnya proses pencarian yang sempat menegangkan namun akhirnya berbuah keselamatan bagi seluruh korban.
Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan penanganan peristiwa ini merupakan hasil dari sinergi cepat antara kepolisian, Basarnas, serta seluruh unsur yang terlibat.
“Begitu laporan masyarakat kami terima, personel langsung bergerak melakukan koordinasi dengan Basarnas, Satpolair, dan pihak terkait untuk memastikan keselamatan para korban. Alhamdulillah berkat kerja sama dan respons cepat semua pihak, enam orang yang sempat hilang kontak dapat ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar AKBP Argadija Putra.
Ia juga mengapresiasi peran masyarakat yang cepat melaporkan kejadian tersebut sehingga proses pencarian dapat segera dilakukan. Kapolres menegaskan bahwa Polres Kepulauan Seribu akan terus hadir memberikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat demi menjaga keselamatan dan keamanan di wilayah perairan Kepulauan Seribu.