Jakarta On The Spot, Satpolairud Polres Kepulauan Seribu Sosialisasikan Layanan Polisi 110 dan Ajak Nelayan Tolak Alat Tangkap Terlarang
- Redaksi
- Jumat, 24 Juli 2026 11:12
- 19 Lihat
- Polri
Kepulauan Seribu, Satpolairud Polres Kepulauan Seribu terus memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan di wilayah perairan melalui Patroli Dialogis Laut dalam program Jakarta On The Spot. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (24/07/2026) tersebut menyasar para nelayan yang tengah beraktivitas di perairan Kepulauan Seribu.
Dipimpin Kasat Polairud Polres Kepulauan Seribu Iptu Putut Suryo Pebriantoro, S.H., personel patroli mendekati kapal-kapal nelayan untuk berdialog secara langsung. Selain menyampaikan pesan kamtibmas, petugas juga mengajak para nelayan menjaga kelestarian laut dengan mematuhi aturan penangkapan ikan yang berlaku.
Dalam dialog tersebut, personel Satpolairud menegaskan agar nelayan tidak menggunakan alat maupun bahan penangkapan ikan yang dilarang seperti pukat harimau, cantrang, jaring trawl, serta bom ikan. Penggunaan alat tangkap tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi merusak terumbu karang, mengurangi populasi ikan, dan mengganggu keseimbangan ekosistem laut.
Petugas juga mengingatkan pentingnya keselamatan selama melaut. Nelayan diimbau agar selalu mengenakan life jacket, membawa perlengkapan keselamatan sesuai standar, memeriksa kondisi kapal sebelum berangkat, dan selalu memantau informasi cuaca. Apabila terjadi cuaca ekstrem atau gelombang tinggi, nelayan diminta menunda aktivitas melaut demi menghindari risiko kecelakaan.
Dalam kesempatan yang sama, personel Satpolairud turut mengenalkan Layanan Polisi 110 kepada para nelayan. Layanan darurat gratis ini dapat dimanfaatkan selama 24 jam untuk melaporkan tindak kejahatan, gangguan kamtibmas, kecelakaan laut, bencana, maupun keadaan darurat lainnya sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian.
Kasat Polairud Polres Kepulauan Seribu Iptu Putut Suryo Pebriantoro, S.H., mengatakan bahwa melalui program Jakarta On The Spot, Polri ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat pesisir. Menurutnya, keamanan wilayah perairan akan semakin terjaga apabila nelayan dan kepolisian saling bersinergi, baik dalam menjaga kamtibmas maupun dalam melestarikan sumber daya laut.
Hasil patroli menunjukkan situasi di wilayah perairan Kepulauan Seribu berlangsung aman dan kondusif. Satpolairud Polres Kepulauan Seribu akan terus melaksanakan patroli dialogis secara rutin sebagai bentuk pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat maritim.
(NK)