Polsek Pademangan Berhasil Bongkar Sindikat Curanmor di Kawasan Apartemen Mewah Springhill
- Redaksi
- Kamis, 27 Februari 2025 14:06
- 47 Lihat
- Polri

Jakarta, Media Budaya Indonesia.Com – Jajaran Unit Reskrim Polsek Pademangan berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beraksi di kawasan Pademangan, Jakarta Utara. Dua pelaku utama dan seorang penadah berhasil diringkus setelah aksinya terekam dalam operasi penyelidikan yang dilakukan petugas, Kamis (27/2/2025).
Kasus ini bermula saat seorang pengemudi ojek online melaporkan kehilangan motornya di kawasan parkiran Apartemen Royal Springhill, Tower Lotus, Pademangan, Jakarta Utara, pada Kamis malam, 20 Februari 2025. Korban, yang saat itu tengah mengantarkan pesanan makanan, terkejut mendapati motornya raib saat ia kembali ke lokasi parkir. Motor tersebut, Honda Beat Street berwarna silver, hilang meski sudah dalam kondisi terkunci stang.
Berbekal laporan dan hasil rekaman CCTV, Tim Opsnal Polsek Pademangan langsung bergerak cepat. Ciri-ciri pelaku berhasil dikenali, hingga akhirnya dua pria berhasil dibekuk saat mencoba melakukan aksi serupa di lokasi yang sama beberapa hari kemudian.
Dua pelaku yang ditangkap adalah Zen Perari (21 tahun) yang berperan sebagai joki, dan Anton Prayitno (28 tahun) yang berperan sebagai eksekutor (pemetik). Keduanya ditangkap saat sedang bersiap mencuri motor di parkiran apartemen yang sama.
Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa kedua pelaku merupakan bagian dari sindikat spesialis pencurian motor di kawasan apartemen elit. Modusnya, mereka mengenakan jaket ojek online agar terlihat seperti pengemudi yang sedang mengambil pesanan. Dengan begitu, mereka leluasa beraksi tanpa dicurigai petugas keamanan.
Para pelaku menggunakan kunci letter T untuk membobol motor yang terparkir. Motor hasil curian kemudian dijual kepada seorang penadah bernama Maulana Syiam Fahrozji alias Botak, warga Karawang, Jawa Barat.
Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 4 unit sepeda motor hasil curian (Honda Beat dan Yamaha Mio),
1 set kunci letter T dan beberapa anak kunci,
Obeng, kunci Inggris, serta atribut ojek online seperti jaket Grab, dan
Beberapa plat nomor palsu dan handphone milik pelaku.
Kapolsek Pademangan Kompol Immanuel Sinaga mengungkapkan, sindikat ini telah beraksi di 6 lokasi berbeda, termasuk 3 lokasi di Pademangan dan 3 lokasi lainnya di Jakarta Timur. Khusus di Pademangan, mereka selalu menyasar motor milik driver ojek online yang kerap parkir di kawasan apartemen Springhill.
Kepada polisi, pelaku mengaku menjadikan pencurian motor sebagai sumber utama penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancaman hukumannya mencapai 9 tahun penjara. Saat ini, ketiganya sudah ditahan di Rutan Polsek Pademangan untuk proses hukum lebih lanjut.
Kapolsek Pademangan, Kompol Immanuel Sinaga, mengimbau warga, terutama pengemudi ojek online dan penghuni apartemen, agar lebih waspada saat memarkir kendaraan. Pastikan motor diparkir di tempat yang aman, gunakan kunci tambahan, serta laporkan segera ke pihak berwajib jika melihat aktivitas mencurigakan.
"Kami berkomitmen terus memberantas kejahatan jalanan seperti curanmor demi menjaga keamanan dan kenyamanan warga Pademangan dan sekitarnya," tutup Kompol Immanuel.
(NK)