Ribuan Buruh Lintasi Kelapa Gading saat May Day 2026, Polisi Pastikan Situasi Aman dan Kondusif
- Redaksi
- Jumat, 01 Mei 2026 13:19
- 51 Lihat
- Polri
JAKARTA, Media Budaya Indonesia. Com - Ribuan buruh dari berbagai wilayah di Jakarta Utara memadati jalur lintasan di kawasan Traffic Light (TL) Coca Cola, Kelapa Gading, dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Jumat (1/5/2026) pagi. Meski diwarnai mobilisasi massa dalam jumlah besar, situasi terpantau tetap aman, tertib, dan kondusif di bawah pengawalan aparat kepolisian.
Sejak pukul 06.00 WIB, jajaran Polres Metro Jakarta Utara bersama Polsek Kelapa Gading telah bersiaga melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas. Pengamanan ini dipimpin langsung Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Muhammad Esha, dengan dukungan sejumlah pejabat utama Polres Metro Jakarta Utara.
Berdasarkan pantauan di lapangan, gelombang massa buruh mulai melintas secara bertahap menuju titik aksi di Jakarta Pusat. Rombongan pertama berasal dari FSP LEM SPSI Jakarta Utara dengan jumlah sekitar 3.750 orang yang melintas pada pukul 07.50 WIB.
Tak berselang lama, sekitar pukul 08.10 WIB, massa gabungan dari wilayah Cilincing yang terdiri dari berbagai serikat pekerja seperti KSBSI, SPN, hingga FNPBI, dengan total sekitar 2.730 orang, turut melintasi kawasan tersebut dengan tertib di bawah pengawalan aparat.
Sekitar 20 menit kemudian, giliran massa dari SP LEM SPSI PT Astra Honda Motor (AHM) sebanyak kurang lebih 2.760 orang yang bergerak menuju pusat aksi.
Sebanyak 45 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus menjaga keamanan selama pergerakan massa. Upaya ini terbukti efektif, dengan aktivitas masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan berarti.
Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Muhammad Esha, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan yang menonjol.
“Sejauh ini situasi aman dan kondusif. Pergerakan massa buruh dapat berjalan tertib dengan pengawalan petugas, serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, menegaskan komitmen jajarannya dalam mengawal setiap kegiatan masyarakat, termasuk aksi buruh, agar tetap berlangsung damai dan sesuai aturan.
“Kami memastikan pengamanan dilakukan secara humanis dan profesional. Hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi kami hormati, namun tetap harus menjaga ketertiban umum,” kata Erick.
Ia juga menambahkan bahwa personel akan terus disiagakan, terutama untuk mengantisipasi arus balik massa buruh usai kegiatan di Jakarta Pusat.
Peringatan May Day yang dipusatkan di Jakarta Pusat setiap tahunnya memang menjadi momentum bagi para buruh untuk menyuarakan aspirasi. Dengan pengamanan yang optimal, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
(NK)