Prabowo Ajak Elite Bersatu Berantas Kemiskinan, Kelola Kekayaan Alam untuk Rakyat
- Redaksi
- Senin, 02 Februari 2026 17:58
- 14 Lihat
- Nasional
Bogor, Media Budaya Indonesia. Com -Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, pemberantasan kemiskinan harus menjadi agenda utama seluruh pimpinan bangsa. Prabowo menilai, kemiskinan yang masih dialami sebagian rakyat Indonesia tidak dapat diterima di tengah besarnya kekayaan alam yang dimiliki negara, sehingga seluruh elite harus bersatu dan berbenah.
“Saudara-saudara, kita harus berjuang bersama-sama. Semua partai, siapa pun. Kita harus bersatu menghilangkan kemiskinan bangsa Indonesia. Kita tidak boleh menyerah. Kita tidak boleh bertanya, apa bisa? Apa mampu?” tegas Presiden dalam taklimatnya pada acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).
Menurut Presiden, kekayaan alam Indonesia sangat besar namun belum sepenuhnya dikelola secara optimal dan adil untuk kepentingan rakyat. Karena itu, Presiden secara terbuka mengajak elite bangsa untuk berani melakukan introspeksi dan memperbaiki peran kepemimpinan.
Dalam taklimat tersebut, Presiden juga menekankan pentingnya persatuan nasional dan meninggalkan sekat-sekat politik dalam menghadapi persoalan kemiskinan dan ketimpangan.
“Saya mengajak, mari kita sebagai pemimpin membulatkan tekad, membenahi diri kita, unsur kita, lingkungan kita, dan lingkaran kita. Mari kita bertekad menyelamatkan dan menjaga kekayaan alam kita untuk sebesar-besarnya (untuk) kepentingan rakyat,” tegasnya.
Prabowo mengatakan, semua elite bangsa memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan kekayaan negara dikelola demi kesejahteraan rakyat, bukan untuk kepentingan segelintir pihak.
Presiden menegaskan, dirinya dipilih untuk bekerja bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa membedakan latar belakang politik maupun hasil kontestasi pemilu di daerah. “Tidak ada urusan saudara berasal dari partai mana. Jangan terlibat sekat-sekat yang timbul karena sejarah,” ujar Prabowo.
Prabowo juga memastikan, seluruh program untuk kesejahteraan rakyat digulirkan di seluruh daerah, termasuk daerah-daerah yang pasangan Prabowo–Gibran kalah pada Pilpres lalu.
“Buktinya, saya kalah di Sumatera Barat, tapi MBG tetap jalan. Koperasi Merah Putih tetap kita rehabilitasi. Saya kalah di Aceh, tetap kita bangun habis-habisan,” ujarnya.
Prabowo menegaskan, “Persaingan selesai, sekarang kerja. Itu yang saya tawarkan”.
Ia mencontohkan dukungan pemerintah terhadap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang berasal dari PDIP.
“Pak Pram dari PDIP, tetap saya dukung sebagai Gubernur DKI. Karena kepentingannya rakyat. Tahun 2029 silakan bertanding lagi,” tutup Presiden disambut tepuk tangan hadirin.
(***)