Polsek Koja Intensifkan Patroli KRYD, Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
- Redaksi
- Jumat, 10 Juli 2026 14:36
- 21 Lihat
- Polri
JAKARTA, Upaya mencegah aksi tawuran dan gangguan keamanan terus dilakukan jajaran Polsek Koja, Polres Metro Jakarta Utara. Melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), polisi bersama Satpol PP menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan konflik pada Jumat (10/7/2026) dini hari.Patroli yang dimulai pukul 00.15 WIB itu dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Koja, AIPTU Hidayat, dengan melibatkan 23 personel gabungan, terdiri atas anggota Polsek Koja dan personel Satpol PP.
Petugas bergerak secara mobile dan stasioner menyusuri sejumlah ruas jalan, antara lain Jalan Bhayangkara, Jalan Kramat Jaya, Jalan Langsat, Jalan Mahoni, Jalan Raya Cilincing, Jalan Sindang, Jalan Inspeksi Kali Sunter, hingga Jalan Plumpang Semper.
Kawasan-kawasan tersebut menjadi fokus patroli sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tawuran, balap liar, maupun tindak kriminal jalanan.
Dalam patroli tersebut, petugas mendapati sejumlah remaja masih berkumpul pada dini hari di kawasan Jalan Langsat dan Jalan Mahoni. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan badan dan memberikan imbauan kamtibmas sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Personel juga memperkuat pengawasan di Pos Pantau Ujung Plumpang, salah satu lokasi yang kerap menjadi perhatian dalam upaya pencegahan tawuran.
Selain itu, patroli stasioner dilakukan di depan Jakarta Islamic Centre, Jalan Kramat Jaya, Kelurahan Tugu Utara, untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Kapolsek Koja, Kompol Dr. Andry Suharto, S.H., M.H., mengatakan patroli KRYD merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung Program Jaga Lingkungan dan Jaga Warga. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu menekan potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
"Kami mengedepankan langkah preventif melalui patroli rutin, dialog dengan masyarakat, serta tindakan kepolisian yang humanis untuk mencegah terjadinya tawuran maupun tindak kriminalitas," ujar Andry.