Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Cilincing, Tujuh Orang Diamankan Bersama Tiga Senjata Tajam
- Redaksi
- Selasa, 19 Mei 2026 22:13
- 26 Lihat
- Kriminal
JAKARTA, Media Budaya Indonesia. Com - Tim Patroli Perintis Presisi Jaga Jakarta (TPJJ) C Sat Samapta Polres Metro Jakarta Utara menggagalkan dugaan aksi tawuran yang diduga akan terjadi di kawasan Jalan Raya Cilincing, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (19/5/2026) dini hari.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tujuh orang yang sebagian masih berusia remaja. Petugas juga menyita tiga senjata tajam yang terdiri dari dua bilah celurit dan satu bilah parang, serta dua unit sepeda motor.
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan, para pemuda itu diamankan sekitar pukul 04.00 WIB oleh Tim TPJJ C yang dipimpin Aipda Khoirul.Selanjutnya, mereka dibawa ke Polsek Cilincing untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Petugas mengamankan tujuh orang yang diduga hendak terlibat tawuran.Dari lokasi, polisi juga menyita tiga senjata tajam dan dua sepeda motor,” ujar Bobi.
Berdasarkan data kepolisian, tujuh orang yang diamankan berasal dari sejumlah wilayah di Jakarta Utara, Jakarta Timur, hingga Bekasi.Beberapa di antaranya diketahui masih berstatus pelajar.
Polisi belum merinci peran masing-masing dari ketujuh orang tersebut. Saat ini, penyidik masih mendalami motif dan keterlibatan mereka dalam dugaan rencana tawuran tersebut.
Barang bukti yang diamankan, Dua bilah celurit, Satu bilah parang, dan Dua unit sepeda motor.
Kapolsek Cilincing menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli di titik-titik yang dinilai rawan tawuran, terutama pada malam hingga dini hari.
Ia juga mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Pengawasan dari keluarga sangat penting untuk mencegah anak-anak terlibat dalam aksi tawuran,” katanya.
Hingga Selasa pagi, situasi di wilayah hukum Polsek Cilincing Polres Metro Jakarta Utara dalam keadaan aman dan kondusif.Polisi juga akan memanggil orang tua dari para remaja yang masih di bawah umur untuk proses pembinaan lebih lanjut.
(NK)