Tim Perlindungan Jamaah Haji Iptu Agung Pranoto Evakuasi Jemaah Lansia Kelelahan di Trotoar jalan area Masjidil Haram
- Redaksi
- Kamis, 21 Mei 2026 20:10
- 13 Lihat
- Polri
MAKKAH, Media Budaya Indonesia. Com - Komitmen total dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi Jemaah Haji Indonesia terus ditunjukkan oleh para personel Bhayangkara di tanah suci. Pada Kamis (21/5/2026), salah satu anggota Polri yang tergabung dalam Tim Perlindungan Jemaah (Linjam) Arab Saudi, Iptu Agung Pranoto, melakukan aksi tanggap darurat yang menyentuh hati. Saat melakukan penyisiran taktis di rute luar perimeter ibadah, perwira pertama Polri ini mendapati sepasang jemaah haji lanjut usia (lansia) asal Indonesia yang terdampar dan terduduk lemas di trotoar jalan akibat kelelahan fisik yang ekstrem di tengah terik matahari Kota Makkah.
Melihat kondisi darurat tersebut, Iptu Agung Pranoto dengan sigap langsung menghampiri kedua jemaah lansia tersebut sembari membawa sebuah kursi roda kosong. Dengan pendekatan yang sangat santun khas kepribadian Indonesia, perwira Polri ini menyapa, menenangkan psikologis jemaah, serta memastikan kondisi hidrasi mereka dengan membantu merapikan barang bawaan dan botol air minum kel kelaurga lansia tersebut. Langkah cepat ini dilakukan guna mengeliminasi risiko heat stroke atau komplikasi kesehatan fatal lainnya mengingat mobilitas jalanan Makkah yang cukup padat dan menanjak.
Setelah memastikan kondisi jemaah perempuan lansia tersebut siap untuk dievakuasi, Iptu Agung dengan penuh kehati-hatian membantu menaikkannya ke atas kursi roda. Aksi humanis ini pun memicu rasa haru dan decak kagum dari jemaah haji negara lain serta keluarga yang mendampingi, yang berulang kali melontarkan ucapan terima kasih dan doa "Jazakallah Khair" atas ketulusan petugas Indonesia. Tanpa memedulikan hawa panas yang menyengat, Iptu Agung langsung mendorong kursi roda tersebut secara mandiri, menyusuri jalan raya menuju terminal Bus Jabal Kabah guna diantarkan ke Hotel tempat Jamaah menginap
Melalui momentum ini, Tim Linjam Haji Indonesia turut menitipkan imbauan penting bagi seluruh jemaah, khususnya yang sudah berusia lanjut, agar selalu mengukur kemampuan fisik dan tidak memaksakan diri melakukan aktivitas berat di luar ruangan tanpa pendampingan petugas. Jemaah diminta untuk selalu mengenakan alat pelindung diri seperti payung dan kacamata hitam, rutin mengonsumsi air putih sebelum haus, serta memastikan gelang identitas selalu terpasang di pergelangan tangan. Sinergitas dan kesiapsiagaan penuh dari petugas Linjam ini dirancang sebagai garansi rasa aman agar seluruh rangkaian ibadah rukun Islam kelima dapat ditunaikan secara sempurna.
Rangkaian evakuasi taktis tersebut berjalan dengan sangat aman, lancar, dan penuh khidmat hingga jemaah berhasil tiba di tujuan dalam kondisi yang stabil. Dedikasi tanpa batas yang ditunjukkan oleh Iptu Agung Pranoto ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri di tim PPIH Arab Saudi tidak hanya sekadar menjaga aspek keamanan formal, melainkan menjelma sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom sejati bagi para tamu Allah (Dhuyufurrahman). Aksi heroik spontan ini diharapkan dapat terus memotivasi seluruh elemen petugas di lapangan untuk mengawal pelaksanaan haji tahun 2026 yang ramah lansia.
(*)