Tawuran Berdarah di Tanjung Priok, Pelajar 15 Tahun Tewas dan Juru Parkir Terluka Bacok

  • Redaksi
  • Kamis, 25 Juni 2026 11:07
  • 167 Lihat
  • Nasional

Jakarta Utara, Media Budaya Indonesia.com – Tawuran antar kelompok remaja kembali memakan korban jiwa di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara. Seorang pelajar berusia 15 tahun meninggal dunia, sementara seorang juru parkir mengalami luka bacok saat berusaha menyelamatkan kendaraannya dari lokasi bentrokan. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam (24/6/2026) sekitar pukul 21.45 WIB di Jalan Warakas I Gang 26, RT 009/RW 08, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok.

Korban meninggal diketahui berinisial R.R. (15), warga Kampung Muara Bahari, Kelurahan Tanjung Priok. Sementara korban luka adalah seorang pria berusia 54 tahun yang bekerja sebagai penjaga parkir di lokasi kejadian.

Bermula dari perselisihan anak-anak
berdasarkan keterangan yang dihimpun, bentrokan diduga berawal dari perselisihan antara anak-anak di bawah umur dari wilayah Solobone, Tanjung Priok, dan kelompok anak-anak dari kawasan Empang, Papanggo.

Saat itu, seorang anak dari Solobone yang bermain di kawasan RPTRA Lestari Indah disebut mengalami pemukulan dan sepeda yang digunakannya ditahan oleh kelompok lawan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada para remaja yang lebih dewasa di wilayahnya.

Merasa tidak terima, kelompok remaja Solobone mendatangi kawasan Empang sehingga memicu ketegangan yang berujung tawuran.
Bentrokan terjadi tiga kali menurut keterangan saksi, bentrokan pertama terjadi sekitar pukul 18.15 WIB di depan RPTRA Lestari Indah. Tawuran sempat mereda tanpa menimbulkan korban.

Namun sekitar pukul 20.00 WIB, kedua kelompok kembali terlibat bentrokan. Situasi kembali memanas dan mencapai puncaknya pada sekitar pukul 21.30 WIB ketika tawuran pecah untuk ketiga kalinya di lokasi yang sama.

Dalam bentrokan terakhir tersebut, korban pelajar mengalami luka serius pada bagian tubuhnya dan dinyatakan meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Koja sebelum proses penyelidikan lebih lanjut dilakukan oleh pihak kepolisian.

Juru parkir jadi korban selain menelan korban jiwa, peristiwa itu juga mengakibatkan seorang penjaga parkir mengalami luka bacok pada tangan. Korban diketahui sedang berusaha mengamankan sepeda motornya saat bentrokan berlangsung.

Saat hendak menyelamatkan kendaraan miliknya, korban diduga terkena sabetan senjata tajam dari salah satu pelaku yang terlibat tawuran. Warga kemudian memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis

Polisi dan Tiga Pilar Lakukan Pengamanan
Pasca kejadian, aparat bersama unsur Tiga Pilar dan pengurus lingkungan langsung melakukan koordinasi guna mencegah bentrokan susulan. Pengamanan dan patroli juga diperketat di sekitar RPTRA Lestari Indah yang menjadi lokasi utama tawuran.

Pihak kepolisian dari Polsek Tanjung Priok saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku yang terlibat dalam insiden tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa konflik kecil yang tidak segera diselesaikan dapat berkembang menjadi aksi kekerasan yang berujung pada hilangnya nyawa. Masyarakat berharap seluruh elemen, mulai dari keluarga, tokoh masyarakat, hingga aparat pemerintah, dapat memperkuat pembinaan terhadap generasi muda agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

 

(Ai Sumanta) 

Polsek Tanjung Priok#Polres Metro Jakarta Utara#Polda Metro Jaya#Media Budaya Indonesia. Com#

Komentar

0 Komentar