Kebakaran Lahan Kosong di Cilincing, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
- Redaksi
- Sabtu, 29 Agustus 2026 20:00
- 49 Lihat
- Polri
JAKARTA, Kebakaran melanda lahan kosong milik PT Citra Inti Tama Persada di Jalan Inspeksi Kirana, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (29/8/2026) siang.Kebakaran diketahui sekitar pukul 11.30 WIB oleh seorang petugas keamanan yang tengah melakukan patroli di sekitar lokasi. Saksi melihat kepulan asap dari area yang dipenuhi rumput dan pohon kering.
Api kemudian dengan cepat membesar dan menjalar akibat kondisi vegetasi yang kering serta tiupan angin yang cukup kencang. Upaya pemadaman awal sempat dilakukan saksi menggunakan air, namun api terus meluas.
Saksi kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Rorotan untuk meminta bantuan. Petugas kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran selanjutnya mendatangi lokasi.
Sekitar pukul 12.14 WIB, sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan melakukan pemadaman. Api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sekitar pukul 14.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan.
Area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar lima hektare. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materi dalam peristiwa tersebut.
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Polisi juga telah meminta keterangan saksi serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi,” ujar AKP Bobi Subasri .
Polsek Cilincing juga mengimbau pihak keamanan perusahaan dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di lahan yang terdapat rumput dan pepohonan kering.
Jajaran kepolisian, termasuk Bhabinkamtibmas, Kapospol, dan Polisi RW, juga diarahkan untuk melakukan sosialisasi kepada warga dan perusahaan secara langsung sebagai langkah pencegahan kebakaran.
Masyarakat diminta mewaspadai sejumlah sumber yang berpotensi memicu kebakaran, seperti penggunaan kompor gas, instalasi listrik, serta tumpukan sampah atau material mudah terbakar.
Ahmad