KRL Tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Evakuasi Penumpang Masih Berlangsung
- Redaksi
- Senin, 27 April 2026 23:20
- 84 Lihat
- Nasional
Bekasi Timur, Media Budaya Indonesia.Com - Kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026) sekitar pukul 20.57 WIB. Rangkaian kereta rel listrik (KRL) dilaporkan tertabrak dari belakang oleh kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek.Insiden ini menyebabkan kerusakan parah pada bagian belakang KRL serta mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka.
Berdasarkan keterangan saksi mata yang juga penumpang KRL, Maksus, peristiwa bermula saat kereta yang ditumpanginya berhenti akibat gangguan di perlintasan dekat stasiun. Diduga, terdapat kendaraan mogok yang menghambat laju kereta.
“Kereta sempat berhenti sekitar lima menit. Setelah itu sempat berjalan, lalu tiba-tiba ditabrak dari belakang,” ujar Maksus saat ditemui di lokasi.
Benturan keras terjadi di gerbong paling belakang KRL, yang merupakan gerbong khusus wanita. Kondisi gerbong dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga ringsek. Bagian depan kereta jarak jauh bahkan disebut masuk cukup dalam ke badan gerbong tersebut.
Akibat kejadian ini, sejumlah penumpang dilaporkan terjebak di dalam rangkaian yang terdampak. Proses evakuasi dilakukan secara intensif oleh petugas bersama warga sekitar. Korban luka dievakuasi ke lokasi aman, termasuk mushala di sekitar stasiun yang difungsikan sebagai titik penanganan sementara sebelum dirujuk ke rumah sakit.
“Evakuasi masih berlangsung setengah jam setelah kejadian. Ada korban luka berat yang langsung dibawa untuk penanganan awal,” tambahnya.
Insiden ini berdampak pada terganggunya perjalanan kereta api di lintas Bekasi dan sekitarnya. Penumpang diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Pihak operator dan otoritas perkeretaapian diharapkan segera memberikan informasi resmi guna memastikan kejelasan kronologi serta menjamin keselamatan dan penanganan maksimal bagi para korban.Hingga berita ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai jumlah korban maupun penyebab pasti kecelakaan. Aparat berwenang masih melakukan penanganan di lokasi serta penyelidikan lebih lanjut.
(Tajuddin)